Tuesday, April 29, 2014

SPAS KUNGKU SUB DAS MUSI HULU KABUPATEN MUSI RAWAS DESA KERTOSONO

DISKRIPSI LOKASI


A.    Lokasi

Lokasi kegiatan monitoring dan evaluasi tata air DAS Musi Tahun 2011 pada Kabupaten Musi Rawas adalah pada daerah tangkapan air (Catchment area) yang telah dipasang stasiun pengamat arus sungai (SPAS) yang berada pada Sub – Sub DAS Kungku (Sub DAS Musi Hulu) yang terletak pada Desa Kertosono Kecamatan Jayaloka, dengan luas daerah tangkapan air seluas 4.850 Ha,  dibangun pada Tahun 2003 dan Sub – Sub DAS Malus (Sub DAS Lakitan) yang terletak pada Desa Babat Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas, dengan luas daerah tangkapan air  seluas 10.775 Ha, dibangun Tahun 2004.

Secara Astronomis Sub – Sub DAS Kungku terletak diantara 03o 22’ 32” – 03o 30’ 00” LS dan 103o 06’ 00” – 103o  12’ 00” BT.  Sub – Sub DAS Malus terletak diantara 03o 33’ 00” – 03o 39’ 00” LS dan 103o 51’ 00” – 103o 57’ 00” BT.

Sumber : Departemen Kehutanan Provinsi Sumatrea Selatan


B.     Kondisi biofisik Daerah Tangkapan Air

1.   Iklim

Secara garis besar iklim pada wilayah Sub - Sub DAS yang bersangkutan memiliki iklim curah hujan tropis dengan sifat - sifat antara lain : Panas dan banyak turun hujan. Dengan demikian wilayah ini memiliki dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau.

Menurut Zona Agroklimat pada Sub – Sub DAS Kungku termasuk golongan B (Curah Hujan > 2.500 Bulan Basah 6-9). Berdasarkan data dari Stasiun Penakar Hujan Kungku Tahun 2011 sebesar  2.958,9 mm/thn. Suhu rata – rata tahunan 26 – 31o C dengan tingkat kelembapan udara berkisar 83 – 84 %.  Sub – Sub DAS Malus termasuk golongan A (Curah Hujan > 2.500 Bulan Basah >9). Berdasarkan data dari Stasiun Penakar Hujan Malus Tahun 2011 sebesar  5.863 mm/thn. Suhu rata – rata tahunan 23 – 27o C dengan tingkat kelembapan udara berkisar 83 – 84 %.


2.      Topografi

           Berdasarkan peta topografi wilayah Catcment area SPAS Kungku Kelerengan Lapangan : datar                  (11.14 %) dan bergelombang (88.86 %) dan SPAS Malus Kelerengan Lapangan : datar (11.14 %),            bergelombang (68.86 %) dan berbukit (20 %).

3.      Penutupan Lahan

Berdasarkan hasil kegiatan Monitoring dan Evaluasi Penggunaan Lahan DAS pada Balai Pengelolaan DAS Musi yang di laksanakan pada Bulan Februari 2011, penutupan lahan pada wilayah catcment area SPAS adalah sebagai berikut :

A. Lokasi SPAS Kungku
a).    Penutupan lahan di daerah tangkapan air SPAS Kungku dengan luas 4.850 Ha meliputi :
-          Hutan Belukar seluas 28,27 Ha (0,58 %)
-          Perkebunan Besar seluas 718,94 Ha (14,82 %)
-          Perkebunan Rakyat seluas 4.095,61 Ha (84,45 %)
-          Pemukiman seluas 7,18 Ha (0,15 %).
b).    Sistem Pengelolaan Lahan (PL)
Tingkat pengelolan lahan dan vegetasi di wilayah SPAS Kungku sebesar 0,3811.
c).    Indeks Penutupan Lahan dan Vegetasi (IPL) di wilayah SPAS Kungku sebesar 99,26 %.
d).   Indeks Kesesuai Penggunaan Lahan (KPL) di wilayah SPAS Kungku sebesar 99,26 %.
e).    Indeks Erosi (IE)

Nilai erosi aktual di wilayah SPAS Kungku sebesar 45,28 ton/ha/tahun.

GAMBAR KEADAAN SPAS KUNGKU



Sumber: Rumah SPAS KUNGKU Tampak Depan (15 Juni 2013)

Sumber : Sungai Kungku (15 Juni 2013)

Sumber : Sungai Kungku saat banjir (15 Juni 2013)

Sumber : Sungai kungku (15 Juni 2013)

Sumber : Rumah SPAS KUNGKU Tampak Samping (15 Juni 2013)

Sumber : Sungai Kungku (15 Juni 2013)

Sumber : Sungai Kungku (15 Juni 2013)

Sumber : Rumah SPAS KUNGKU Tampak Belakang(15 Juni 2013)

 
Sumber : Andi Wahyudi, ST dan Bapak Ribut Paryanto (Pengamat SPAS KUNGKU)
15 Juni 2013

No comments:

Post a Comment